Kabinet Indonesia bersatu Jilid Dua [KIB 2} akhirnya resmi di umumkan semalam, tidak ada kejutan berarti dalam pegumuman susunan menteri di pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono [SBY] 2009-2014. Maka drama satu babak pemilihan menteri itu ending nya sudah dapat di baca. Tidak ada yang menarik. Tidak ada kejutan yang berarti selain munculnya Si Endang Widianingsih untuk posisi Menteri Kesehatan, itu pun sudah di ketahui wartawan beberapa jam sebelum pengumuman
Saya tidak tertarik mengometari Sri Endang Widianingsih, meskipun nampaknya nama ini akan menjadi bahan kontroversi untuk beberapa saat setelah statement Meskes Demisioner Siti Fadilah Supari bernada miring mengenai Penggantinya itu. Yang lebih menjadi perhatian saya justru mengenai Surya Darma Ali.
Penunjukan Surya Darma Ali jadi Menteri agama nampaknya tidak begitu banyak mendapat kritik. Para pengamat politik yang biasa bicara kritis nampaknya paham dengan cara berpikir SBY yang memberi Kue pada PPP, atau karena Menteri agama tidak lebih penting dari Meteri di bidang ekonomi?
Sebagian masyarakat mungkin bisa menerima Surya Darma Ali karena beragama islam, agama yang sepertinya wajib bagi Menag, karena 80% lebih penduduk Indonesia adalah muslim. Di tambah lagi Surya Darma Ali berasal dari partai yang berazaskan Islam, PPP, ketua umumnya lagi.
Dimana pendapat saya?
Secara halus saya ingin mengatakan bahwa penunjukan Surya Darma Ali adalah sebuah penggampangan keputusan. SBY hanya mementingkan nama yang aman untuk memenuhi kuota PPP. Dengan asumsi bahwa Surya Darma adalah orang islam dan berasal dari partai islam,SBY mengira Pilihan itu adalah aman. Terbukti tidak ada reaksi keras. Padahal saya yakin banyak cendikiawan muslim yang tidak berafiliasi dengan parpol yang layak jadi menteri agama.
Sedikit membaca gaya poltik Surya Darma Ali nampak sekali ada kehausan jabatan menteri disana. Dia Ketua Umum partai, dia pernah jadi menteri, terpilih jadi anggota DPR, lalu kenapa masih mengambil jatah menteri? Kenapa dia masih mengajukan namanya sendiri kepada SBY, bukankah rekan-rekannya di PPP banyak yang ingin jadi menteri?- ingat PPP mengusulkan 17 nama ke SBY, bagitu hebatkah Surya Darma Ali sehingga di pilih kembali? Pengabdian pada Negara? Rekan-rekannya, dan banyak orang juga akan mengatakan hal yang sama, meskipun saya masih menyimpan tanda tanya besar alasan itu keluar dari bahasa hati.
Menganalisa sepak terjang Surya Darma Ali saat menjabat Menag mungkin tidak akan se kontroversi Said Agil Siraid. Tapi masyarakat Indonesia juga jangan berharap perbaikan pelayakan di Departemen agama, apalagi memupuk kehidupan antar umat beragama yang lebih toleran. Gaya kerja nya adalah gaya politisi haus jabatan dari pada gaya seorang pelayan masyarakat.
Marty Natalegawa dan Gamawan fauzi
Dari pengumuman KIB 2 ada nama menteri yang sangat bisa saya terima, yaitu; Marty Natalegawa dan Gamawa Fauzi.
Saya senang mendengar nama Marty Natalegawa masuk kabinet, sosok ini sudah saya kagumi sejak dia masih menjabat Juru bicara deplu, kemudian menjadi Dubes untuk inggris dan terakhir di PBB. Marty Natalegawa =Yes!
Saya juga senang mendengar Nama Gamawan Fauzi Masuk Kabinet. Betapa tidak, ketika masih menjadi bupati Solok nama ini sudah begitu harum di media cetak.
Mereka sudah mengambil hak menjadi pejabat negara. Kita tunggu apakah mereka akan dapat memenuhi kewajibannya